Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Ayyuhal muslimah……
Bagaimana kabarnya ??? Semoga Alloh SWT selalu
melindungi kita dimanapun kita berada .
Kamu pasti tahukan apa sih mahkota seorang muslimah ???yah…jilbab , jilbab arti
sebenarnya adalah sejenis baju kurung yang dapat menutup kepala,wajah, dan dada
. Jadi bukan seperti kebanyakan muslimah saat ini yang menganggap jilbab hanya
penutup kepala saja tanpa memperhatikan cara-cara memakai jilbab secara
syar’i.Jadi mereka berfikir yang penting menutupi aurat. Padahal dalam Islam
meskipun memakai pakaian kalau tetap membentuk lekukan tubuh itu tetap tidak
boleh karena sama halnya muslimah tersebut tidak memakai pakaian .
Subhanalloh….. begituindahnya Islam mengatur seorang muslimah. Alloh SWT
memerintahkan untuk berjilbab pasti juga dengan alasan bukan tanpa alasan .
Alloh SWT memerintahkan jilbab justru menjauhkan kita dari mara bahaya .Kita
bisa lihat di lingkungan sekitar kita, kebanyakan wanita yang mudah digoda kaum
laki-laki atau yang menjadi korban pemerkosaan tentu dari wanita yang mengobral
auratnya di hadapan kaum laki-laki.Kita tidak bisa langsung menyalahkan
laki-laki dalam masalah ini justru awal dari permasalahan ini adalah pudarnya
rasa malu pada kaum hawa, yang seharusnya rasa malu itu bisa menjadi mahkota
kemuliaannya.Bagaimana tidak akhwat??? Mereka tanpa rasa malunya mengumbar
auratnya di hadapan kaum laki-laki yang seharusnya aurat itu wajib ia tutup.
Mereka hanya berfikir dengan melakukan semua itu mereka akan tampil pedih yang telah Alloh SWT sediakan bagi
wanita-wanita yang membuka auratnya di hadapan orang-orang yang di haramkan
melihat.
Rasululloh shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan
dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki
cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian
tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang
miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium
baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR.
Muslim no. 2128)
Wahai saudaraku muslimah…….
Kita bisa memfilosofikan bahwa suatu barang yang bernilai tinggi atau mahal
hargeanya pasti akan dibungkus dengan cantik, seperti mutiara yang indah dan
mahal harganya ketika masih di laut
mutiara itu tertutup atau terbungkus rarpat oleh cangkangnya yang keras.
Begitu juga sebaliknya barang yang dijual tidak dalam keadaan terbungkus pasti
akan di hargai dengan harga yang murah. Begitu pula seorang muslimah yang
menutup auratnya akan bernilai tinggi baik di hadapan Alloh SWT maupun di hadapan
manusia .Subhanalloh.
Alloh SWT mewajibkan bagi muslimah untuk berjilbab justru Alloh SWT
memuliakan dan melindungi muslimah.
Sebagaimana firman Allah
di dalam QS. Al Ahzab : 59 yang artinya :“Hai Nabi, katakanlah kepada
istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah
mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya
mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah
adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Dan ternyata perintah berjilbab tidak
hanya ditegaskan sekali saja, namun masih ada ayat lain yang juga memperkuat
hukum berjilbab :
“Dan katakanlah kepada
para wanita yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara
kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang
(biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya….” (
QS. An-Nur: 31)
Dari firman Alloh SWT kita jangan salah tafsirkan ya…akhwat. Bukan hanya
istri dan putri Nabi saja yang di wajibkan untuk berjilbab , tapi setiap
muslimah juga di wajibkanuntuk berjilbab. Nah,,, sekarang apa kamu sudah tahu
bagaimana sih jilbab yang di syari’atkan oleh syar’i. Don’t worry!!! Kami akan
memberikan penjelasan tentang bagaimana jilbab yang di syari’atkan oleh syar’i.
Kriteria hijab/jilbab yang sesuai dengan syari’at Islam :
1.Hijab/jilbab menutupi seluruh aurat wanita.
1.Hijab/jilbab menutupi seluruh aurat wanita.
Sebagaimana firman Allah
di dalam QS. Al Ahzab : 59 yang artinya :“Hai Nabi, katakanlah kepada
istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah
mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya
mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah
adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
2.
Memakai hijab/jilbab yang tebal, tidak tipis dan
transparan.
3. Hendaknya tidak
menggunakan jilbab yang menyolok, yang berwarna-warni sehingga menimbulkan perhatian. (QS. 24:31)
Sebagaimana firman Allah
di dalam QS. An-Nur: 31yang artinya :“Dan katakanlah kepada
para wanita yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara
kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang
(biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya….” (
QS. An-Nur: 31)
4.
Hijab/jilbab tidak sempit dan ketat, tidak menampakkan lekuk aurat.Maka jilbab harus luas dan lebar serta tidak menimbulkan fitnah.
5.
Menghindari pemakaian wangi-wangian bagi wanita kecuali di depan suami.
6. Hendaklah pakaian wanita tidak menyerupai pakaian laki-laki.
6. Hendaklah pakaian wanita tidak menyerupai pakaian laki-laki.
Wassalam’alaikum Wr.Wb

0 komentar:
Posting Komentar