Arti Seorang Muslimah
Sejati
Assalamu’alaikum muslimah
???
Kalian pasti tahu kan
arti kata “muslimah” , za,,, singkat katanya sih arti dari kata itu adalah wanita yang memeluk
agama Islam. Tapi apa kah ukhti memaknai kata itu dengan makna yang sesimple itu ? Tentu tidak kan ukhti? Ya,, kita seagama islam kita tidak tahu apa yang harus dilakukan seorang muslimah baik sebagai hamba Alloh SWT, sebagai anak, sebagai istri, sebagai ibu, sebagai makhluk social,
sebagai rakyat, dan masih banyak lagi. Tentu seorang muslimah sejati menjalankan peran-peran itu tidak bisa semau kita sendiri. Tapi kita mempunyai dasar dalam melakukan peran itu .Tahukah kamu ukhti ???apakah
yang menjadi standard kitadalam menjalankan kehidupan di dunia
yang fatamorgana ini yaitu hukum – hukum syariat Alloh yang telah diajarkan oleh Rasululloh SAW.
Menurutku muslimah sejati itu bisa kita artikan dengan “al-maratush sholihah”
Yaitu wanita yang
sholihah. Bahkan dalam Q.S An-Nisa’ ayat 34 Alloh SWT
berfirman:“......Maka wanita solihah itu adalah wanita yang taat beribadah kepada
Allah dan taat kepada suaminya , sebagaimana Allah telah menjaga
dirinya…….”.(An-Nisa:34).
Subhanalloh… dari firman Alloh tersebut kita bisa simpulkan bahwa wanita sholihah adalah wanita yang taatberibadah kepada Alloh SWT dan taat kepada suaminya sebagaimana Alloh telah menjaga dirinya.
Wahai saudaraku muslimah,,,
Kita sebagai muslimah harus bangga dan tersanjung menjadi seorang muslimah karena sebaik-baik perhiasan di dunia adalah wanita yang
sholihah sebagai mana hadits Rasululloh SAW.
Abdullah bin Amr meriwayatkan sabda Rasulullah
s.a.w.:“Sesungguhnya
dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita
solehah .” (Hadis Riwayat. Muslim no. 1467).
Subhanalloh,,,
begitu indahnya Alloh SWT memuliakan wanita yang
sholihah. Namun saat ini banyak wanita muslimah yang tidak sadar akan hal itu.
Bahkan rasa malu yang seharusnya menjadi mahkota kemuliaan seorang wanita muslimah
kini telah pudar. Padahal Rasululloh SAW bersabda : “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah
rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no.
4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang
lain,“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila
salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”(HR. Al Hakim
dalam Mustadroknya 1/73. Al Hakim mengatakan sesuai syarat Bukhari Muslim,
begitu pula Adz Dzahabi).
Dari sabda Rasululloh
SAW di atas kita dapat simpulkan bahwa rasa malu adalah
Identitas akhlaq Islam. Bahkan malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya
. Khususnya seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaannya .Rasa malu
yang sudah seharusnya ada dalam diri jiwa muslimah itu sebenarnya bukan tanpa memberikan
kemashlahatan tapi tentunya memberikan kemashlahatan kepadakita, karena Alloh
SWT memerintahkan sesuatu pasti akan memberikan mashlahat bagi kita, dan sebaliknya
Alloh SWT melarang sesuatu pasti akan mendatangkan mudlarat untuk kita. Kemashlahatan
itu antara lain adalah membuat kita sebagai muslimah menjadi sosok insan yang
terhormat dan dimuliakan, baik di hadapan Alloh SWT maupun di hadapan manusia.
Namun di zaman globalisasi ini, rasa malu yang
seharusnya melekat dalam jiwa muslimah kini telah pudar. Mereka sendirilah yang
mengingkari penciptaan wanita sebagai perhiasan dunia dengan keshalihannya
.Mereka sendirilah yang menodai diri mereka sendiri antara lain dengan meninggalkan
rasa malu dalam jiwanya. Kita bias mudah
saksikan banyak wanita yang bangga jika dirinya bias masuk dalam kontes-kontes kecantikan.
Mereka seolah-olah menjual harga diri mereka dengan pundi-pundi rupiah atau dengan
pujian semata. Mereka tidak hanya menjual kecantikan mereka tapi mereka juga dengan
bangganya mengobral tubuh mereka. Mereka seakan-akan lupa dengan kewajiban mereka
menutup aurat mereka. Merekapun juga meninggalkan rasa malu yang seharusnya menjadi
sebaik-baik mahkota kemuliaannya. Na’udzubillah. Semoga Alloh SWT melindungi dari
demikian itu .
Wassalamu’alaikum Wr.Wb

0 komentar:
Posting Komentar